Halo, saya Zikri.
Kalau kamu sampai di sini, berarti kamu sudah ambil langkah yang tepat — dan saya apresiasi itu.
Saya mau mulai dengan satu pertanyaan: kenapa kamu beli ini?
Mungkin website kamu pernah kena hack. Mungkin kamu developer yang sadar bahwa security adalah blind spot terbesar di skill set kamu. Mungkin kamu freelancer yang ingin bisa jual layanan security ke klien. Atau mungkin kamu cuma tidak mau jadi korban berikutnya dari serangan yang makin hari makin masif.
Apapun alasannya — kamu ada di tempat yang tepat.
Sedikit Tentang Saya
Perjalanan saya di dunia ini dimulai dari iseng. Waktu kuliah, saya tertarik dengan bagaimana sebuah sistem bisa dibobol — bukan untuk tujuan jahat, saya memang penasaran secara teknis.
Dari situ saya mulai belajar server management, karena untuk bisa memahami serangan dengan benar, kamu harus paham cara kerja sistem dari dalam. Beruntung, dosen saya waktu itu memberi akses ke lab server — sesuatu yang langka di masa itu.
Lulus kuliah, saya langsung kerja sebagai sysadmin di software house. Dari sana saya makin dalam ke DevOps, dan akhirnya ke DevSecOps — gabungan antara development, operations, dan security. Sekarang saya kerja remote sebagai DevSecOps engineer di startup platform kreator berbasis Jakarta. Lebih dari 6 tahun berkutat dengan server, keamanan, dan insiden nyata — dan framework ini adalah distilasi dari semua yang saya pelajari selama itu.
Kenapa Framework, Bukan Sekadar Ebook?
Ebook memberikan pengetahuan. Framework memberikan sistem.
Setelah baca ebook, kamu tahu apa itu SQL injection. Setelah pakai framework ini, kamu tahu apa yang harus dilakukan setiap kali mau launch website baru, setiap bulan untuk audit rutin, dan apa yang harus dilakukan saat website kamu kena serangan.
Framework ini punya output konkret di setiap langkah:
- Checklist yang bisa langsung dijalankan
- Template yang bisa langsung diisi
- SOP yang bisa langsung diikuti
- Score card yang bisa dipresentasikan ke klien
Ini bukan materi untuk dibaca sekali lalu disimpan. Ini sistem yang dipakai berulang.
Satu Hal yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Mulai
Framework ini dibangun dari dua sudut pandang: hacker dan defender.
Kenapa perlu dua sudut pandang? Karena defender yang tidak pernah berpikir seperti hacker akan selalu selangkah di belakang. Kamu perlu tahu bagaimana penyerang berpikir, apa yang mereka cari, dan bagaimana mereka masuk — supaya kamu bisa menutup pintu-pintu itu sebelum mereka sampai.
⚖️
Penting — Etika & Hukum
Bagian attacking mode di framework ini bukan untuk mengajarkan cara hack orang lain. Semua praktik harus dilakukan di environment yang kamu miliki atau yang kamu punya izin eksplisit untuk test. Kita semua tunduk pada UU ITE — dan kita akan bahas batasan ini lebih detail di Modul 1.
Sebelum mulai praktik, ada beberapa tools yang perlu kamu siapkan. Tidak semuanya wajib dari awal — saya tandai mana yang perlu sekarang dan mana yang bisa belakangan.
🔴 Wajib Sekarang
1. Akses SSH ke Server
Kalau kamu punya server/VPS, pastikan kamu bisa akses via SSH dari laptop kamu. Ini adalah syarat untuk hampir semua praktik di modul server.
ssh username@ip-server-kamu
ssh-keygen -t ed25519 -C "email@kamu.com"
Belum punya VPS? Dua provider yang sudah saya pakai sendiri:
- Vultr — mulai $3.50/bulan, infrastruktur solid, datacenter tersebar global
- IDCloudHost — provider lokal Indonesia, bayar pakai rupiah, support bahasa Indonesia
2. SSH Client — Termius
Saya merekomendasikan Termius sebagai SSH client untuk semua platform — Windows, macOS, Linux, bahkan iOS dan Android.
- UI yang bersih dan mudah dipakai
- Bisa simpan semua koneksi server di satu tempat
- Support SSH key management yang rapi
- Bisa akses server dari HP saat darurat
Versi gratis sudah lebih dari cukup untuk semua praktik di framework ini.
🟡 Siapkan Sebelum Modul 2
Di framework ini, kita tidak perlu install Kali Linux atau VM khusus. Semua analisis serangan dilakukan dari perspektif konseptual dan menggunakan tools yang tersedia langsung di browser atau terminal — lebih praktis dan cukup untuk memahami konsepnya.
🟢 Nice to Have
Telegram Bot — Di Modul 5 kita akan setup alerting ke Telegram. Siapkan dari sekarang:
- Buka Telegram, cari
@BotFather
- Kirim
/newbot, ikuti instruksi
- Simpan Bot Token yang diberikan — kamu butuh ini nanti
- Cari
@userinfobot, kirim pesan apapun, catat Chat ID kamu
📋
Summary Checklist Tools
Sekarang: SSH client (Termius) terinstall dan bisa koneksi ke server
Sebelum M02: Browser extensions untuk security testing terpasang
Nice to have: Telegram Bot token & Chat ID tersimpan
Banyak pembeli framework ini yang tidak punya VPS atau server sendiri. Mereka deploy di Vercel, Netlify, Railway, Render, atau shared hosting. Dan pertanyaan pertama mereka biasanya sama:
"Framework ini masih relevan buat saya?"
Jawaban singkatnya: ya, dan justru bagian yang paling penting tetap relevan.
Pahami Dulu: Apa yang Vercel Jaga
Server uptime & reliability
SSL/HTTPS — otomatis, gratis
CDN — distribusi konten global
DDoS protection — level dasar
Patch server OS & infrastruktur fisik
Validasi input di form & API kamu
Rate limiting di endpoint login
Environment variable yang bocor ke client-side
Dependency npm yang outdated & vulnerable
CORS yang terlalu longgar
Security headers di response aplikasi
🏢
Analogi
Bayangkan kamu tinggal di apartemen premium. Pengelola sudah urus keamanan gedung, CCTV lobby, satpam 24 jam, pintu utama yang kokoh. Tapi kalau kamu lupa kunci pintu kamar, taruh kunci di bawah keset, atau kasih kode pintu ke sembarang orang — itu tetap tanggung jawab kamu, bukan pengelola.
Vercel adalah pengelola apartemen yang sangat baik. Framework ini mengajarkan kamu cara mengamankan kamar kamu sendiri.
Modul yang 100% Relevan untuk Kamu
| Modul | Relevansi | Catatan |
M01 Fundamental & Mindset | ✓ Penuh | Universal |
M02 Hacking Teori & Praktis | ✓ Penuh | Semua serangan terjadi di app layer |
M03 Incident Response | ✓ Penuh | Cara deteksi & pulihkan tetap sama |
M04 Hardening (kecuali SSH) | ✓ Sebagian | 04.5 Server SSH bisa skip kalau no VPS |
M05 Monitoring & Alerting | ✓ Penuh | Pakai Vercel Analytics + Khaleed |
M06 Checklist & SOP | ✓ Penuh | — |